(Entah) harus mulai dari mana? Itu pertanyaan yang selalu
muncul dalam pikiran saya kalau sudah berhubungan dengan merangkai kata-kata. Saya
penikmat tulisan, tapi begitu sulit rasanya ketika harus memulai sebuah rajutan
kalimat. Dan ketika ingin memulai, saya lantas kebingungan untuk mencari awal. Dan
ketika sudah memulai saya kemudian pusing harus mengakhiri nya di mana.
simplelifestrategies.com
(Tadinya) Saya terlalu terobsesi menghasilkan tulisan yang
bagus, berisi, dan berbobot di mata orang lain. Tanpa saya menyadari ‘nilai’
dari tulisan yang saya hasilkan. Padahal harusnya saya menulis karena saya
(memang) ingin menulis, karena saya (memang) ingin berbagi, karena saya
(memang) ingin mengungkapkan isi pikiran dan hati. Terkadang saya bahkan sering
dibutakan oleh ekspektasi orang lain terhadap saya. Terlalu menyibukkan diri membanding-bandingkan
hasil karya sendiri dengan orang lain. Miris. Tapi itulah saya, seperti juga
(mungkin) orang kebayakan.
indulgy.com
Teman saya pernah bilang, “Memulai sesuatu butuh proses, mencapai sesuatu juga butuh proses,
semua hal di dunia ini butuh proses” . Benar. Saya tidak membantahnya,
karena itu memang iya adanya. Dan itu saya rasakan sekarang. Dimulai saat
tulisan ini dibuat, saya tengah mengubah mindset
saya untuk tidak begitu kemaruk ingin semua hal yang saya lakukan dan hasilkan harus
langsung bagus. Membuat sebuah mie
instant saja butuh proses dan tidak benar-benar instant kan?
vi.sualize.us
Saya begitu sering berfikir terlalu banyak dari yang
seharusnya saya fikirkan. Dan kebanyakan dari pikiran saya itu tidak (begitu) penting. Untuk
sebuah tulisan sederhana ini saja, saya berfikir terlalu rumit. Bagaimana jika
tulisan ini tidak bagus? Bagaimana jika saya tidak berbakat menulis? Dan (masih
bagitu banyak) bagaimana ini dan bagaimana itu yang lainnya.
Ini adalah tulisan kedua saya di blog ini. Semoga tulisan
yang tidak nyambung dari awal hingga akhir ini bisa bermanfaat. J



Tidak ada komentar:
Posting Komentar